Friday, September 29, 2017

CONTOH MAKALAH KEDUDUKAN AHLAK DAN PENDIDIKAN AKHLAK



MAKALAH AKHLAK
KEDUDUKAN AKHLAK DAN PENDIDIKA AKHLAK
Di susun guna memenuhi tugas mata kuliah: Akhlak




                                                 Dosen Pengampu: Casrameko, M. Pd. I

Disusun Oleh:   
   Ahmad Muzaki (2012116039)

JURUSAN D3 PERBANKAN SYARIAH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGRI (IAIN) PEKALONGAN
TAHUN AKADEMIK  2017/2018

KATA PENGANTAR


Segala puji bagi Allah SWT yang telah membimbing kami  menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan dan petunjuk-Nya, penyusun tidak akan menyelesaikan makalah ini dengan penuh kelancaran.
Makalah ini kami susun agar pembaca dapat memahami tentang kedudukan akhlak dan pendidikan akhlak. Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah banyak membantu penyusun agar dapat menyelesaikan makalah ini. Semoga makalah yang sederhana ini dapat memberi wawasan dan pemahaman yang luas kepada pembaca.

Penyusunan makalah ini merupakan salah satu persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Akhlak yang diampu oleh Bapak Casrameko, M. Pd. I di IAIN PEKALONGAN.
Penulis telah berupaya menyajikan makalah ini dengan sebaik-baiknya. Disamping itu, apabila dalam makalah ini didapati kekurangan dan kesalahan, baik dalam pengetikan maupun isinya, maka penulis dengan senang hati menerima kritik dan saran yang membangun dari pembaca guna penyempurnaan penulisan berikutnya. Akhirnya, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Aamiin ya robbal ‘alamiin.




Pekalongan, 13 September 2017


                        Penulis



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..............................................................................              
DAFTAR ISI..............................................................................................       
BAB I PENDAHULUAN.........................................................................       
1.    Latar Belakang.................................................................................       
2.    Rumusan Masalah............................................................................       
3.    Tujuan Pembuatan Makalah.............................................................       
BAB II PEMBAHASAN...........................................................................       
1.Kedudukan aklhlak bagi manusia......................................................       
       2.kedudukan akhlak dalam islam..........................................................       
       3. Pendidikan akhlakdan meri- materi pndidikan akhlak .....................       
BAB III PENUTUP...................................................................................       
DAFTAR PUSTAKA...............................................................................       

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Dalam keseluruhan ajaran Islam, Akhlaq menempati kedudukan yang istimewa dan sangat penting. Ajaran akhlaq dalam Islam sesuai dengan fitrah manusia. Manusia akan mendapatkan kebahagiaan yang hakiki, bukan semu bila mengikuti nilai- nilai kebaikan yang diajarkan oleh Al-Qur’an dan sunnah, dua sumber akhlaq dalam Islam. Akhlaq Islam benar- benar memelihara eksistensi manusia sebagai makhluk terhormat, sesuai dengan fitrahnya itu.
Ajaran akhlaq menemukan bentuknya yang sempurna pada agama Islam dengan titik pangkalnya pada Tuhan dan akal manusia. Agama Islam pada intinya mengajak manuusia agar percaya kepada Tuhan dan mengakuinya bahwa Dialah Pencipta, Pemilik, Pemelihara, Pelindung , Pemberi Rahmat, Pengasih dan Penyayang terhadap segala makhlukNya. Segala apa yang ada di dunia ini, dari gejala-gejala yang bermacam-macam dan segala makhluk yang beraneka warna, dari biji dan binatang yang melata di bumi sampai kepada langit yang berlapis semuanya milik Tuhan, dan diatur oleh-Nya.
Selain itu agama Islam juga mengandung jalan hidup manusia yang paling sempurna dan memuat ajaran yang menuntun umat kepada kebahagiaan dan kesejahtraan. Semua ini terkandung dalam ajaran Al-Qur’an yang diturunkan Allah dan ajaran sunnah yang didatangkan dari Nabi Muhammad SAW.
Beriman kepada Allah dan beribadah kepada-Nya merupakan hubungan antara manusia dengan Allah. Maka akhlaq pertama kali berkaitan dengan hubungan mu’amalah manusia dengan manusia lain, baik secara perseorangan ataupun secara perkelompok. Tetapi perlu diingat bahwa akhlaq tidak terbatas pada hubungan manusia dengan manusia lain, tetapi lebih dari itu, juga mengatur hubungan manusia dengan segala yang terdapat dalam wujud dan kehidupan ini, maka lebih dari itu mengatur hubungan antara manusia dengan Allah.




B.     Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas maka di ambil sebuah rumusan masalah sebagai berikut:
1.      Bagaimana kedudukan akhlak bagi manusia.
2.      Bagaimana kedudukan akhlak dalam kehidupan islam.
3.      Bagaimana pendidikan akhlak dan materi pendidikan akhlak.
C.    Tujuan Makalah
Dari rumusan masalah tersebut, tujuan pembuatan makalah adalah sebagai berikut:
1.      Memahami kedudukan akhlak bagi manusia.
2.      Memahami kedudukan akhlak dalam kehidupan islam.
3.      Memahami pendidikan akhlak dan materi pendidikan akhlak.




BAB II
PEMBAHASAN

A.    Kedudukan Akhlak Bagi Manusia
Kedudukan akhlak dalam kehidupan manusia menempati tempat yang penting sekali, baik sebagai individu maupun sebagai masyarakat dan bangsa. Sebab jatuh-bangun, jaya-hancur, sejahtera sengsara suatu bangsa, tergantung kepada bagaimana akhlak masyarakat dan bangsanya. Apabila akhlaknya baik, akan sejahteralah lahir-batinnya, tetapi apabila akhlaknya buruk, rusaklah lahirnya dan batinnya.          
Prestasi dan akhlak memiliki integritas yang saling melengkapi dalam membentuk jiwa generasi muda yang ideal. Sebab itu perlu peran penting seorang pendidik atau guru. Sebagaimana kita ketahui bahwa guru agama atau
pendidik ialah orang yang memikul tanggung jawab untuk membimbing. Guru
tidak sama dengan pengajar, sebab pengajar itu hanya sekedar menyampaikan materi pelajaran kepada murid. Prestasi yang tertinggi yang dapat dicapai oleh seorang pengajar apabila ia berhasil membuat pelajar memahami dan menguasai materi pelajaran yang diajarkan kepadanya. Tetapi seorang pendidik bukan hanya bertanggungjawab menyampaikan materi pengajaran kepada murid saja tetapi juga membentuk kepribadian seorang anak didik bernilai tinggi. Berangkat dari teori diatas, kehancuran di Negara kita memang disebabkan oleh orang-orang yang berakhlak buruk, baik orang tua maupun anak remaja. Faktanya, banyak kita jumpai perilaku masyarakat yang tidak mencerminkan akhlak yang mulia. Setiap hari, dari negeri kita tercinta ini muncul berita korupsi, aborsi, seks bebas, penyalahgunaan narkoba, pertengkaran antar sekolah, pencopetan, pembunuhan orang tua oleh anaknya sendiri atau sebaliknya pemerkosaan anak oleh orang tuanya dan tindakantindakan lain yang cenderung merusak dan tentu saja mengarah pada akhlak yang tercela. Semua itu, salah satunya disebabkan oleh derasnya arus westernisasi dan informasi negatif.[1]
Sejalan dengan fakta yang diungkapkan di atas, hal negatif atau buruk moral anak bangsa seraya menyebar seperti virus yang sangat membahayakan dan menular. Kejadian tersebut bukan hanya peneliti dengar tetapi juga melihat fakta di sekolah tempat peneliti mengajar. Fakta yang selama ini peneliti temukan bahwa moral siswa jauh mengalami penurunan dibandingkan dengan murid-murid di era tahun 1990 an.
Hasil fakta dan dokumentasi dari guru kelas, membuktikan bahwa banyak kejadian di sekolah ini, terhadap tingkah laku siswa yang melakukan pelanggaran-pelanggaran moral seperti mencuri barang koperasi, tertangkap saat menonton video porno, mingisap rokok di tempat umum. Dan lain sebagainya.

B.     Kedudukan Akhlak dalam Islam[2]

Dalam islam, akhlak memiliki posisi yang sangat penting yaitu sebagai salah satu rukun agama islam. Dalam kaitan ini, rasulullah SAW. Pernah ditanya, “beragama itu apa?” Beliau menjawab, “berakhlak yang baik” (HR. Muslim). Pentingnya kedudukan akhlak dapat dilihat ketikamelihat bahwa salah satu sumber akhlak adalah wahyu.
Akhlak memberikan peran penting bagi kehidupan, baik yang bersifat individual maupun kolektif. Tak heran jika kemudian Al-Quran memberi penekan terhadapnya. Al-Quran meletakkan dasar- dasar akhlak mulia. Demikian pula Al-Hadits telah memberikan porsi cukup banyak dalam bidang akhlak. Menurut satu penelitian, dari 6000 hadist, 2000 diantaranya berkenaan dengan akidah, sementara misalnya (4000) berkenaan dengan akhlak dan muamalah. Ini dapat dijadikan sebagai bukti bahwa Al- Haidst, bagaimana Al-Quran, sangat memperhatikan urusan akhlak.
Diantara hadist yang menekankan pentingnya akhak adalah sabdah rasulullah SAW.:
اَكِمَلُ اِلمُؤْ مِنِيْنَ اِيْمَانًا اَحْسَنُهُمْ جُلُقًا
Artinya:
mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling bagus akhlaknya.”
(H.R. At- Tirmidzi)
اِنَّ اْلمُؤْ مِنَ يُدْ رِكُ بِجُسْنِ جُلُقِهِ دَ رَ جَاتِ قَائِمِ الَّيِلِ صَائِمِ النَّهَارِ
Artinya:
“sesungguhnya, seorang mukmin akan bisa mencapai derajat shalat malam dan orang yang puasa dengan akhlaknya yang mulia.”
(H.R. Ahmad)
Dalam hadist yang lain, Rasulullah SAW. Pernah menegaskan:
لِكُلِّ دِيْنٍ خُلُقُ اْلاءِسْلَاَمِ اْلحَيَاءُ
Artinya:
setiap agama memiliki akhlak dan akhlak agama  Islam adalah rasa malu.”
(H.R. Imam Malik)
Islam menuntut setiap pemeluknya untuk menjadikan Rasulullah SAW. sebagai contoh dalam segala aspek kehidupan. Khusus dalam akhlak, Allah Swt. memuji beliau dengan diiringi sumpah:

Artinya:
وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ
dan sesungguhnya engkau benar- benar berbudi pekerti yang luhur.”
(Q.S. Al- Qalam [68]: 4)
Nabi Muhammad SAW. pun mengabarkan bahwa orang yang paling sempurna keimanannya di antara umatnya adalah yang paling baik akhlaknya. Dengan demikian, seyogyanya seorang muslim berusaha dan bersemangat untuk memiliki akhlak yang baik dan merujuk pada Rasulullah SAW. dalam berakhlak.

Dalam kaitan dengan kedudukan akhlak Ibnu Maskawaih menerangkan,

Islam pada hakikatnya adalah suatu  aliran etika. Islam memperbaiki budi pekerti manusia sedemikian rupa sehingga manusia sanggup menjadi anggota masyarakat pergaulan bersama. Islam menanamkan bibit cinta kasih sayang dalam jiwa manusia.”

Paparan ini, dengan jelas menunjukan bahwa risalah Islam memperjuangkan kesempurnaa, kebaikan, dan keutamaan akhlak. Dengan demikian, umat Islam merupakan model terbaik bagi implementasi akhlak mulia ini, sebagaimana diperlihatkan dengan baik oleh Rasulullah SAW. dan para pengikutnya

C.    Pendidikan Akhlak dan Materi-Materi Pendidikan Akhlak
1.      Pengertian[3]
Pendidikan berasal dari kata didik,yaitu memelihara dan memberi latihan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Pendidikan akhlak dapat juga dapat diartikan sebagai berikut :
1.      Perbuatan (hal, cara) mendidik;
2.      (ilmu, ilmu didik, ilmu mendidik) pengetahuan tentang didik atau pendidikan;
3.      Pemeliharaan(latihan- latihan) badan, batin, dan jasmani;
Pendidikan adalah proses medidik manusia dari kegelapan, kebodohan, dan penceraan pengetahuan. Dalam arti luas pendidikan baik formal maupun inteformal meliputi segala hal yang memperluas pengetahuan manusia tentang dirinya sendiri dan tentang dunia tempat mereka hidup.
Menurut caranya pendidikan terbagi menjadi 3 macam, yaitu
1.       Pressure,  yaitu pendidikan berdasarkan paksaan (secara paksa);
2.      Latihan untuk membentuk kebiasaan;
3.      Pendidikan dimaksutkan untuk membentuk hati nurani yang baik;
Hakikat dan tujuan pendidikan erat hubungannya dengan  tanggapan hidup, demikian juga cara-cara melakukan pendidikan dala praktek. Pendidikan dapat diwujudkan dalam berbagai cara baik positif atau negatif.
Cara- cara positif:
1.      Memberi teladan yang baik;
2.      Latihan untuk membentuk kebiasaan;
3.      Memberi perintah;
4.      Memberi pujian
5.      Hadiah.
Cara- cara negatif:
1.      Mengadakan berbagai larangan;
2.      Celaan dan teguran;
3.      Hukuman
Pendidikan akhlak Islam diartikan sebagai latihan mental dan fisik yang menghasilkan manusia berbudaya tinggi untuk melaksanakan tugas kewajiban dan tanggung jawab dalam masyarakat selaku hamba Allah. Pendidikan akhlak Islam berarti juga menumbuhkan personalitas (kepribadian) dan menanamkan tanggung jawab. Sebagai landasan firman Allah surat Ali Imran Ayat 19
الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ
”Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.”

Oleh karena itu, jika berpredikat muslim benar-benar menjadi penganut agama yang baik ia harus menaati ajaran islam dan menjaga agar rahmat Allah tetap berada padadirinya. Dia harus mampu memahami, meghayati dan mengamalkan ajarannya yang didorong oleh iman sesuai oleh akidah Islamiah. Untuk tujuan iitulah anusia harus didik melalui proses pendidikan islam. Pendidikann akhlak Islam merupakan sistem pendidikanyang dapat memberikan kemampuan seseorang untuk memimpin kehidupannya sesuai kehidupannya sesuai dengan cita-cita islam karena nilai-nilai islam telah menjiwai dan mewarnai corak kepribadian.
Oleh karena Islam memedomani seluruh aspek kehidupan mnusia muslim baik duniawi maupun ukharawi. Ditinjau dari aspek pengamalannya, pendidikan akhlak Islam berwatak akomodatif kepada tuntutan kemajuan zaman yang ruang lingkupnya berada didalam kerangka acuan norma-norma kihupan Islam. Jadi, pendidikan akhlak islami meupakan suatu proses mendidik, memelihara, membentuk, dan memberikan latihan mengenai akhlak dan kecerdasaan berfikir baik yang bersifat formal maupun informal yang berdasarkan pada ajaran-ajaran Islam. Pada sistem pendidikan Islam ini khusus memberikan pendidikan tentang akhlakul karimah agar dapat mencerminkan kepribadian seorang muslim.

  1. Pendidikan akhlak
Ada beberapa perkara yang menguatkan pendidikan akhlak dan meninggikannnya. Disini akan dituturkan yang terpenting, ialah:[4]
a.         Meluaskan lingkungan fikiran, yang telah dinyatakan oleh “Herbert Spencer” akan kepentingannya yang besar untuk meninggikan akhlak. Sungguh, fikiran sempit itu sumber beberapa keburukan, dan akal yang kacau  tidak dapat membuahkan akhlak yang tinggi. Kita melihat takutnya beberapa orang disebabkan karena kurafat yang memenuhi otak mereka, dan banyak dari suku bangsa yang biadab, berkeyaknan bahwa keadilan itu hanya di wajibkan terhadap orang-orang suku mereka, adapun kepada lainnya tidak dikata lalim bila merampas harta mereka atau mengalirkan darah mereka.
b.         Berkawan dengan orang yang terpilih. Setengah dari yang dapat mendidik akhlak ialah berkawan dengan orang yang terpilih, karena manusia itu suka mencontoh, seperti mencontoh orang sekelilingnya dalam pakaian mereka, juga mencontoh dalam perbuatan mereka dan berperangai dengan akhlak mereka.
c.         Membaca dan menyelidiki perjalanan para pahlawan dan yang berfikiran luar biasa. Sungguh perjalanan hidup mereka tergambar dihadapan pembaca dan memberi semangat untuk mencontoh dan mengambil tauladan dari mereka. Dan yang berhubungan dengan semacam ini ialah perumpamaan dan hikmah kiasan, yang banyak mempengaruhi jiwa dan lebih dekat dengan fikiran.
d.        Yang lebih penting memberi dorongan kepada pendidikan akhlak ialah supaya orang mewajibkan dirinya melakukan perbuatan baik bagi umum, yang selalu diperhatikan olehnya dan dijadikan tujuan yang harus dikerjakannya sehingga hasil. Tujuan-tujuan ini banyak, dan orang dapat memilih menurut apa yang sesuai dengan keinginan dan kesediaannya.
e.         Apa yang kita tuturkan didalam “kebiasaan” tentang menekan jiwa melakukan perbuatan yang tidak ada maksud kecuali menundukkan jiwa, dan menderma dengan perbuatan tiap-tiap hari dengan maksud membiasakan jiwa agar taat, dan memelihara kekuatan penolak sehingga diterima ajakan baik dan ditolak ajakan buruk.




BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Ahlak merupakan suatu perlakuan yang tetap sifatnya di dalam jiwa seseorang yang tidak memerlukan daya pemikiran di dalam melakukan sesuatu tindakan. Berdasarkan apa yang telah menjadi pokok bahasan pada materi di atas, maka secara sederhana dapat di tarik sebuah kesimpulan yaitu ahlak merupakan cerminan dari agama islam itu sendiri, dimana bila ahlak seorang manusia mencerminkan sebuah kebaikan, kesucian, kesopanan dan lain sebagainya yang bertujuan menggapai rido allah swt. Yang menjadi ukuran baik dan buruknya ahlak adalah syarak, yaitu apa yang diperintahkan oleh syarak, itulah yang baik dan apa yang dilarang oleh syarak itulah yang buruk. Perkembangan teknologi dapa mempengaruhi lingkungan serta kebudayaan masyarakat. Apabila dalam dingkungan masyarakat tersebut tidak memiliki tembok yang kuat, niscaya keruntuhan ahlak dan morallah yang akan terjadi. Yaitu di mulai dengan hilangnya norma-norma dalam masyarakat tersebut.

B.       Saran
            Kerusakan ahlak pada manusia di sebabkan oleh pengaruh lingkungan yang semakin hari, semakin kebarat baratan yang selalu menurutu hawa nafsu yang menggebu-gebu dalam menggapai ataupun meraih sebuah tujuan. Namun dengan adanya pengaruh syaitan yang sangat kuat dalam diri manusia itu sendiri, yang menjadikan tujuan  yang baik, menjadi merosot kearah keburukan yang menyesatkan kehidupan manusia baik di dunia maupun akherat. Untuk itu marilah kita secara sadar dan bersama-sama menjalanka kaidah dan menguatkan nlai- nilai aqidah islam dalam jiwa kita degan sebaik-baiknya.          



DAFTAR PUSTAKA


Abdullah, Yatimin. 2007. Studi Akhlak dalam Perspektif Al-Quran. Cetakan ke-1. Jakarta: AMZAH.
Amin, Ahmad. 1995. Al- Akhlak. Cetakan ke-8. Jakarta: Bulan Bintang.
Anonim. 2011. “Fungsi Akhlak Bagi Kehidupan Manusia”. http://pondokpesantrennurulhasanah.blogspot.co.id/2011/04/fungsi-akhlak-bagi-kehidupan-manusia.html. Diakses Rabu, 13 September 2017 pukul 14.00 WIB.
Anwar, Rosihon. 2010. Akhlak Tasawuf. Cetakan ke-1. Bandung: Pustaka Setia.


[1] Anonim, “Fungsi Akhlak Bagi Kehidupan Manusia”, http://pondokpesantrennurulhasanah.blogspot.co.id/2011/04/fungsi-akhlak-bagi-kehidupan-manusia.html, diakses Rabu 13 September 2017 pukul 14.00 WIB
[2] Rosihon Anwar, akhlak tasawuf, (Bandung: Pustaka Setia 2010) hlm.23
[3] Yatimin Abdullah, studi akhlak dalam perspektif Al-Quran, (jakarta:AMZAH 2007), hlm.21
[4] Ahmad Amin, Al- Akhlak (Jakarta: Bulan Bintang 1995), hlm.62


<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8692340335696596"
     crossorigin="anonymous"></script>

Wednesday, September 20, 2017

UNGKAPAN YANG TAK BERARTI


Hari mulai larut malam seorang mahasiswa tengah asik mainin handphonnya dengan jari- jari yang tak pernah lelah menemani tiap malamnya tuk membalas chat dari temanya. Sebut saja dia Zaki seorang mahasiswa Institut Agama Islam Negeri yang terkenal di Kota Pekalongan. Sehari- harinya ia lakukan dan jalani dengan belajar dan diskusi dibangku perkuliahan. Dia juga mengikuti sebuah organisasi Unit Kegiata Kampus Himpunan Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah, Dari sinilah Ia mulai mengenal dan mengerti sebuah organisasi, yang didalamnya ada sebuah kekeluargaan yang erat.  Dari sini pulalah ia kenal dengan seorang cewek cantik yang membuatnya semangat dalam berorganisasi. Zaki selalu sempatkan diri tukpergi ke kantor HMJ yang ada di Graha Mahasiswa yang ada di kampusnya ketika ada jam kosong dengan berharap ketemu dia, mungkin malah si cewek itu gak tahu kalo dia  itu adalah penyemangat bagi  Zaki.
                                                                                                                             
Berawal dari berkomentar status di BBM masangger dia mulai berkenalan dengan si cewek, macam- macam rayuan canda tawanya.
“Haha iku kamu o zak” dia mengomentari DP di BBM Zaki.
“opo iyosih dudu ah” balas Zaki
“Haha ngaku bae” tidak lama cewek itu langsung membalas chatnya. Dalam benak Zaki asik juga nih orang  di ajak chatingan.
“Mbok yo ojo ngepaske kokui sih Mba Ira hehehe... lagi ngapain Mba Ira?”.
“Gi ngelesi Zak.. saman?”
“iki lagi turonan Mba Ira”
........
 setiap balasan  yang diketik pasti ada kata candanya, eh iya si cewek itu namanya Nur Cholifah Dwi Irawati, Zaki memanggilnya Mba Ira karena dia kakak tingkatnya lebih satu tahun darinya.  Dia rumahnya deket dari kampus jadi dia sering datang ke kantor HMJ. Makanya itu Zaki selalu sempetin ke kantor HMJ meskipun disana hanya wifi an, tapi yang paling utama berharap di Kantor ada dia. Dia selalu menjawab chat dari Zaki, entah keadaanya sedang apa, sedang ada mata kuliah, sedang rapat bahkan sedang di jalan aja pasti balas chatnya Zaki, entah dia membalas chat Zaki saja atau semua chat yang masuk di handphonya. Itulah yang membuat Zaki tambah semangat dalam kesehariannya, serasa ada yang menemani dihari- harinya.  Dari ketertarikan itu Zaki mulai berkenalan lebih dalam dengannya, menyelidiki semua informasi dari sosmed yang dia milki  dari Facebooknya, Instagramnya, akun google nya, dan bertanya kesehariannya. setelah disarasa dia tahu banyak hal tentangnya Zaki berkata- kata lewat chatingannya dengan menebak ksehariannya yang ia tahu.
..........
“assalamualaikum  mb Ira.?” Zaki memulai dulu chat dia.
“Waalaikum salam”. Ndak butuh selisih waktu lama ia membalas chatnya zaki. Bahkan hanya satu detik selisih ia membalasnya.
“gi nopo Mba Ir?”
“nembe ngelesi Zak”
“saman ngelesi haa Mba Ira?. Yawis mono stirahat sman msti ksel”. Nada si zaki yang agak memberi perhatiannnya.
“gak papa kok zak iki aku isih legerengan” jawabnya dengan emot meringis
Terus zaki bertanya- banyak banyak  tentang hal itu, sehingga zaki tambah kenal dengannya.
............
Zaki terus chatingan dengan Ira terus sampai larut malam dengan semua kata- kata candanya, entah sampai mana kata- kata itu berakhir.
“eh sudah jam 11 nih bobo sana.! Udah malem besok khan kamu ada makul ” suruh Zaki utuk supaya ia tidur.
“kosik zak  aku belum ngantuk, ndisikan poo?” malah dia balik tanya ke Zaki
“kosik ah” jawab Zaki yang sebenarnya matanya sudah gak kuat nahan ngantuk, karena ada rasa semangat dan rasa nyaman tadi yang membuat si Zaki betah chatingan sama Ira.
..........
Keesokan harinya  dilakukan pula hal yang sama chatingan tanpa lihat waktu, dan terus sampai hari hari berikutnya. Padahal mereka kalau di kampus itu yah teman biasa, kadang malah  Zaki selalu dicuekin saat ia sedang bersama di organisasi. Yah mungkin itu  karna dia malu dan belum akrab juga sama Zaki. Pada suatu saat Zaki bertanya dalam chatingannya yang penuh canda itu tentang kepribadiannya.
..........
“sendirian aja neng pasangannya mana tuh? hehe” nada ejek Zaki yang mengomentari digital picturnya di BBM yang menampakkan dirinya sendirian dengan pemandangan yang indah di belakangnya.
“pasangannya masih ditangan allah  zak hahaha, km bae jomblo kok” dengan emotikon ketawa lebar dia megejekknya.
“wheeeek jomblo hahaha” tmbah Zaki mengejeknya, Zaki chat lagi dia
“mblo..”
“eh sopo kui mblo?”
“Khan kmu jomblo hahaha piis” Zaki mulai tambah menjadi- jadi kata-katanya. Dia tahu kalau Zaki jomblo karena Zaki sering mengupload foto kata- kata tentang jomblo.
“sman be jomblo. santai hehe”. Terus begitu dia betah chatingan terus menerus hingga larut malam tak kenal waktu dengan nama panggil mblo.
.........
Hingga pernah mereka chatingan larut tengah malam jam 1, belum selesai chat jika salah satu dari mereka tertidur. Sejak inilah Zaki merasa nyaman saat dia chat Ira, cahtingan tengah malam chatingan penuh nada tawa, chatingan penuh kegembiraan bagi Zaki. Apalagi dia tahu klo Ira itu jomblo, orangnya asik tidak cuek meskipun awalnya cuek banget. Di sinilah Zaki mulai ada rasa lebih dengan Ira, Zaki menyukai Ira dengan kenyamanan yang di berikannya. Zaki meluapkan rasa lebihnya itu lewat kata- kata gombalannya meskipun di matanya itu hanya guyonan semata. Entah apa yang dirasa ketika dia berchating selalu merasa senang bahagia. Zaki lewat chatingannya mulai mencari tahu tentang kesehariannya, keluarganya, dan lingkungan sekitarnya .
Stori instagram yang menampilkan foto-fotonnya yang cantik, banyak bintang di pipinya semua Zaki  komentari tapi sayangnya tidak ada yang ia balas. Pada suatu foto yang statusnya seperti sedang bahagia juga Zaki komentari, tapi tak di balas juga, entah apa mungkin dia malu atau apa dia gak mngerti tentang hal itu. Zaki juga pernah dengar kabar- kabar kalo dia pengen kembaali ke cinta pertanya, nah itu yang membuat halangan bagi Zaki. Selama itu lewat chatingnya Zaki ejekin terus tentang cinta pertamanya, tujuannya sih supaya dia tidak kembali ke cinta pertamanya.
“Cinta pertama itu memang indah ya mblo sulit di lupakan” Zaki memulai chatingan di tengah malam
“eh opo sih mblo” tak lama ia langsung bales chtingku.
“Mas iqbal”  coba menebak cinta pertamanya soalnya Zaki pernah degar dari percakapannya.
“kok reti sih mblo, mungkin rak sih mblo nek aku kembali ke cinta pertama” yah apa yang tidak diinginkan Zaki muncul, dia malah curhat tentang cinta pertamanya.
“Lagi chat sma mas iqbal ya?.”
“ora sih mblo gak pernah chat sama dia, pengen takok tok.”
“Emb.......”  akhirnya sih tak layani juga chatnya meski Zaki tak suka akan hal itu.
...........
“eh mblo kmu kita ternyata seumuran ya?” sekian lama Zaki mencari tahu tentang kepribadianya, Zaki mulai menebak tetangnya.
“apa iya mblo?” jawab singkatnya.
“iya mblo, cuman selisih 5 bulan lebih dulu kmu mblo.”
“apa iya berarti kmu september?”
“iya mblo”. Jawabnya singkat. Dan terus berlanjut higga larut malam.
..........
Zaki juga  pernah bertanya- tanya tentang keluarganya, dia itu anak terakhir dari dua bersaudara. Kedua orang tuanya bekerja di pabrik sarung, kadang berangkat pagi pulang siang kadang juga berangkat siang pulang malam. Zaki  tahu dia punya Mas Riski, setelah di tanya dia hanya kakaknya, kakak ipar (ponakan) Zaki percaya saja akan hal itu, soalnya Zaki begitu suka dengan Ira.

Pada suatu hari Zaki sedang main di graha, kantor HMJ, datang mba yunita (temen HMJ) dengan membawa jajan oleh-oleh.
“he nyah kie di kei oleh- oleh Ira sko calone” bilang mba yunita dari depan pintu. Zaki langsung dalam hatinya langsung aduh.
“ wah calone mb Ira seko wonosobo ki” jawab Zaki, dan Zaki rasa calonnya itu yah orang wonosobo.
Zaki nikmati oleh-oleh darinya denga rasa ngganjal di hatinya.

Sore hari Zaki langsung chat Ira.
“cie sing seko dieng karo mas riski” Zaki bilang sama mas riski, karena dalam pikiran Zaki riski itu kakaknya, gak mungkin juga Ira kesana sendirian, dan orang terdekatnya adalah mas riski.
“kok reti opo sman weruh?” tak lama kemudian dia bales dengan nada tanya.
“weruh a kata hati tak bisa di pungkiri mblo” pdahal Zaki haya menebak tp kebetulan saja pas.
“makasih o oleh-olehe mblo”
“iya mblo, ooh jare mb yunita ya?”
“nggak mblo aku mau weruh sman boncengan karo mas riski” pdahal sih Zaki ndak liat sama sekali. Tapi benar tebakan nya kalau mb ira ke dieng baren mas Riski.
“haha ngapusi”.
.................
Sudah cukup sekian lama Zaki berkenalan dengan Ira, sudah mengetahui semua kepribadian. Zaki mulai percaya dengan mantap, sesungguh hati jika dia suka dengan Ira. Zaki pengen mengungkapkan semua itu tapi Zaki masih ragu karena prinsip Zaki kenalan sampai dalam supaya cintanya itu kekal, dia pengen mengungkapkan rasa itu kepadanya tapi Zaki belum begitu akrab di dunia nyata. Setiap kali mereka di temukan  Zaki merasa malu malu mau. Tapi dalam hati Zaki sudah ada rasa cemburu kalau ada yang mendekati dan lebih akrab dariya, mungkin Zaki belum akrab karena di matanya hanyalah adik kelas biasa. Lewat acara-acara yang di adakan HMJ Zaki mencari kesempatan bersamanya disampingnya menemani menyebar undangan dan meminta tandatangan dari ketua jurusan. Betapa senangnya hati Zaki dia dapat di sampingnya. Sedikit demi sedikit Zaki mulai menghilangkan setatus jomblo di DP BBMnya. Mulai dengan kata romantis yang sebenarnya menyindir rasanya cinta Zaki padanya. Sampai ibuku yang dirumah saat aku liburan bilang
“Zaki ki ng umah dolanan HP terus rak tau leren”
Karena tiap hari slalu megang hp karena Zaki lagi bahaginya kalau chat dengannya, jadi hp yah selalu dipegang Zaki. Rasa suka yang lebih dari Zaki rasanya pengen cepet-cepet di ungkapkan.kni Zaki sudah akrab dan sudah mengetahui semua kepribadiannya. Mungkin nanti kalau sudah mulai aktif perkuliahan Zaki bakalan ngungkapke rasa cinta ke mblo Ira.

Kini setelah libur panjang Zaki mulai berangkat lagi ke kampus tercintanya, berharapnya ketemu dia yang sekian lama tak jumpa. Pertama kali ketemu pada rapat  HMJ. Ini belum pas suasana tuk mengungkapkan rasa cintanya. Malamnya habis makan aku pulang ke kossebelum sampai kos Zaki ketemu Ira di depan kampus 1 dan berhenti sebentar bercakap cakap, harap Zaki bisa lama-lama bercakap. Saat itu rasa kangennya sudah terobati dan rasanya pengen Zaki luapkan rasa cintanya saat itu juga. Tapi tiba- tiba ada seorang laki- laki menghampirinya, dan mengajak ia pergi.
“kmu arep balik ndisik po?” tanya Zaki dengan rasa sangat cemburu.
“iyo aku balik ndisik ya zak”. Dia gak berani ngucap mblo di depan semua orang sama halnya dengan Zaki. Padahal kelihatannya Ira agak tidak enak hati tuk meninggalkan Zaki.
Dalam benak Zaki “aduh..... siaaaal..... biarlah mungkin iku mas riski masnya mblo Ira”. Tp satu yang gak pas dari fikirnya yang membuat Zaki ingin tahu tentangnya. Klo dia emang masnya Ira knp pandangannya Riski cemburu melihat aku bercakap dengannya, terus begitu agak memaksa Ira tuk pergi. entahlah apa yang sedang dirasakan Zaki saat itu antara sakit dan bahagia. Dan menimbulkan banyak pertanyaan tentang dia.
..............
Keesokan malamnya, waktu menunjukkan pukul 9. 43 malam.
“mblo aku minta maaf o, maaf nemen sing akeh,” chat dia pada malam ini.
“maaf knp?” farasat Zaki tiba- tiba gak enak.
“Gpp. Eh zak kmu bener senen aku?” dia bertanya dengan pertanyaannya  yang tidak harus ia ucapkan.
“iya sayang banget sama Nur Cholifah Irawati sing imut dewe, embb nek enek waktu pengen tak ungkapke reng sman, tp kapan mbuh, ya allah.” Dengan rasa yang tidak karuan antara firasat gak enak dengan rasae gembira, dapat di ilang rasa nano- nano.
“hmmm..” kata yang paling Zaki beci kembali terucap darinya.
Kemudian Zaki menyindir curhat dengan Emon (emon itu boneka kesayangannya) hayalnya “emon sampaikan rasa sayang ini pada bosmu pliss.. klo km tahu mon aku pengen memilikinya, tapi tidak mungkin mon dia yang cantik, aik cerdas, dan aku item pendek lemah.” hayalannya did chat Ira dan  berharap aku bisa mendapatkanya.
“ya allah aku kudu jwb piye...” dengan emot nangis si Ira jawab.
Dengan rasa nano-nano ini Zaki rencana 2 hari berikutnya pengen ngomong langsung dengannya, pas hari itu hari rapat HMJ, jadi Zaki bisa ketemu Ira.
“eh mblo mas’e sman iku piro sih mblo” Zaki mengulang pentanyaan yang dulu pernah ditanyakan.
“1 mblo, kandung kan?, anake ibu soale aku mbi masku tok.” Jawabnya.
“ nah sing wingi kae mblo?”  Tanya Zaki dengn hati yang gelisah.
“oo kae mas masan”.
“ mas masan?, pacare o”. ledek Zaki dengan rasa yang aneh
“Hmm” jawab singkatnya. Jantung Zaki langsung seketika berdebar kencang  dengan rasa cemas.
“tenan iku mase sman opo pacare sman mblo, aku harap kmu bisa jaga perasaanku mblo.” Zaki memastikan dengan rasa cemas yang sangat tinggi, entah apa yang sedang di rasakannya.
“yawis aku sing pan jujur wis maaf sebelume mblo maaf nemen jujur emang sebener deknen iku pacarku mblo, hmmm, mblo... bukan bermaksud mblo.”
“ya” seketika hujan membasahi pipinya tanpa kata-kata Zaki membisu, kekecewaan ini begitu dalam menusuk hatinya. Saat itu dia pengen ngadu padamu ya rob tapi dia takut. Suasana hening, malam yang cerah di depan rumah Zaki dengan teman permainannya.  Kenapa ndak dari awal-awal jujur kalau dia sudah punya pacar, saat aku tanya kesekian kali baru kali ini kamu jujur. Padahal hari 2 hari lagi Zaki pengen ngungkapkan semua perasannya tapi rasanya nihil. Sekarang entahlah apa yang sedang dirasakan Zaki saat ini kacau, kecewa, sakit, semuanya ada pada diri Zaki. Badannya panas dingin tak kuasa tahan semuanya yang dirasa.
Hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 4 pagi, Zaki saat ini tidak bisa tidur.

Siang hari Zaki langsung berangkat ke pekalongan, yang renacana hai kamis atau 2 hari lagi, terpaksa Zaki harus berangkat sekarang. Tujuannya yaitu untuk menemui Ira, tanpa pamit ortu Zaki langsung berangkat gitu saja ke pekalongan. Jam 3.15 Zaki tiba di Pekalongan istirahat sholat sebentar langsung Zaki ajakin Ira ketemuan di kantor andalan Zaki. Ungkapkan semua rasa yang ada dalam diri Zaki, ceritakan pula dari awal Zaki mencintainya hingga sekarang kau kecewakan begitu saja. Sudahlah nasi sudah menjadi bubur semua itu sudah terlanjur, semua kata-kata, ungkapan dari Zaki yang dia terima hanya lah kata-kata, ungkapan biasa, tak ada arti sedikitpun yang membekas didirinya. Terimakasih atas kepercayaan yang telah Ira hianati, Zaki kini sendiri dan kesepian di hari-harinya, takkan lagi tidur larut malam hanya mengunggu dan balas chat darinya. Ternyata prinsip zaki kenalan sampai dalam supaya cintanya itu kekal, itu salah.

Pengarang sekaligus penulis: Ahmad Muzaki
Pekalongan, 19 September 2017.



Friday, May 26, 2017

download

Klik Disini

" New " Alfatihah Untukmu | Voc Gus Azmi - Live PP. Nurul Qadim.

Babul musthofa - Ya Kholiqol Aqwan

pengertianTechnopreneurship

Pengertian Technopreneurship


Technopreneurship adalah sebuah wirausaha/ inkubator bisnis berbasis teknologi, model materi ini merupakan strategi terobosan baru untuk mensiasati masalah pengangguran intelektual yang semakin meningkat.

Inkubator bisnis merupakan wadah atau tempat mahasiswa dan pekerja belajar membuat perusahaan, disana mereka dapat belajar, membuat jaringan dan alat untuk membuat kesuksesan usaha. Inkubator bisnis sendiri didefinisikan sebagai “proses dukungan bisnis untuk menjadi lebih cepat mencapai kesuksesan”.

Tujuan dari inkubator bisnis adalah melahirkan perusahaan sukses yang dapat meninggalkan program bantuan keuangan dan mampu berdiri sendiri, lulusan incubator bisnis akan melahirkan wirausahawan yang mampu menciptakan lapangan kerja, mengkomersialisasikan teknologi dan penguatan ekonomi local dan nasional.


Menurut Dedeng Abdul Gani A Globalisasi, inovasi teknologi dan persaingan yang ketat pada abad ini memaksa perusahaan-perusahaan mengubah cara mereka menjalankan bisnisnya. Agar dapat terus bertahan, perusahaan-perusahaan mengubah dari bisnis yang didasarkan pada sumber daya (resources-based business) menuju knowledge based business/company (bisnis berdasarkan pengetahuan), dengan karakteristik utama ilmu pengetahuan. Ketika pencapaian utama perusahaan adalah sustainable competitive advantage atau pencapaian daya saing bisnis berkelanjutan, maka manajemen perusahaan akan didorong pada proses pencapaian dan pengembangan pengetahuan sebagai strategi bersaing perusahaan.

Knowledge based company adalah perusahaan yang diisi oleh komunitas yang memiliki pengetahuan, keahlian, dan ketrampilan. Komunitas ini memiliki kemampuan belajar, daya inovasi, dan kemampuan problem solving yang tinggi. Ciri lainnya adalah perusahaan ini lebih mengandalkan knowledge dalam mempertajam daya saingnya, hal ini digambarkan dengan semakin mengecilnya investasi yang dialokasikannya untuk physical capital, sementara untuk modal intelektual mendapat alokasi investasi yang semakin besar.

Competitiveness juga didorong oleh perkembangan teknologi yang semakin canggih dan cepat, ketertinggalan dalam penguasaan teknologi akan berdampak pada kesulitan untuk memenangkan persaingan, baik itu di level negara atau organisasi. Persaingan antar negara ditandai dengan peningkatan skala produksi yang dapat dihasilkan, investasi langsung yang dating dari luar negeri dan peningkatan standar hidup masyarakat. Merujuk pada hasil pertemuan Word Economic Forum (WEP), keunggulan kompetitif negara dihasilkan oleh dua factor utama yaitu kompetitif dalam pertumbuhan dan kompetitif pada mikroekonominya. keunggulan kompetitif ini dihasilkan oleh factor penguasaan teknologi, peran instutusi publik dan sumber daya makroekonomi.

Daya saing seperti inilah yang dewasa ini menurun bagi Indonesia, peranan produk nasional yang di hasilkan oleh peran tenologi tinggi masih sangat rendah, produksi Indonesia masih didominasi oleh hasil teknologi rendah dan menengah, konsekwensinya adalah Indonesia sulit untuk memperoleh keungulan kompetitif, karena kapabilitas teknologinya masih rendah. Dengan kata lain upaya yang paling layak untuk di kedepankan adalah bagaimana meningkatkan penguasaan tekologi untuk meningkatkan daya saing, baik itu pada level organisasi maupun level negara.

Salah satu jawabannya adalah dengan konsep penerapan technopreneurship untuk mencapai keunggulan masa yang akan datang. Prespektif bisnis masa yang akan datang harus dibangun dari pondasi penguasaan teknologi, konsepsi ini memerlukan sinergi antara penguasaan teknologi dan kapasitas pembangunan, kemudian teknologi di trasformasikan menjadi dasar bisnis. Esensinya adalah techonopreneurship sebagai pembangunan yang berbasis pada teknologi atau Technology-business-based.

Pada level negara diperlukan sinergitas antara teknologi dan pembangunan, seperti sinkronisasi antara pemerintah dan peraturan bisnis, dalam jangka panjang sinergi ini akan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan, dan dengan dukungan teknologi yang maksimal yang pada akhirnya akan menciptakan peluang sebagai motor penggerak pertumbuhan.

Kondisi yang sama diterapkan pada level bisnis atau organisasi, organisasi yang ingin mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan adalah organisasi yang berbasis pada penguasaan teknologi dan menjadi teknologi sebagai motor penggerak organisasinya.

dosa besar yang sulit dihilangkan

Sesungguhnya mudah bagi seseorang meninggalkan dosa-dosa besar, namun ada beberapa dosa yang bersifat halus dan tersembunyi sehingga tidak disadari seseorang, atau kalau pun yang bersangkutan menyadarinya tetap saja sulit baginya untuk membuangnya. Sebagai contoh, demam typhus yang merupakan penyakit berat yang diikuti demam tinggi, bisa segera diobati dengan obat yang tepat, tetapi tuberkulosa yang bekerja diam-diam tak terlihat malah lebih sulit pengobatannya.

Begitu juga dengan dosa-dosa halus yang tersembunyi dengan akibat manusia bersangkutan tidak bisa mencapai derajat keruhanian yang luhur. Bentuknya adalah dosa-dosa akhlak yang menimbulkan gangguan dalam kehidupan sosial. Perbedaan sedikit saja dalam status sosial telah menimbulkan kedengkian, kebencian, kecemburuan, kemunafikan dan ketakaburan dimana seseorang lalu memandang rendah saudaranya. Kalau ada seseorang yang melakukan shalat secara patut selama beberapa hari dan orang-orang memujinya karena itu, ia lalu menjadi korban kesombongan dan rasa harga diri tinggi sehingga kehilangan ketulusan yang sebenarnya menjadi tujuan pokok daripada peribadatan.

Jika Allah s.w.t. mengaruniakan kekayaan, pengetahuan, status sosial yang tinggi atau kehormatan, orang cenderung mulai memandang rendah saudaranya yang lain yang tidak memperoleh karunia tersebut. Bila karena sifat keras kepala atau rasa permusuhan, hubungan seseorang dengan saudaranya menjadi buruk, biasanya ia cenderung menyibukkan dirinya siang dan malam mencari-cari kesalahan saudaranya atau mengadukannya kepada yang berwenang dengan cerita kelemahan yang dikarang-karang agar ia bisa menggantikan posisi saudaranya itu, padahal ia sendiri yang mempunyai kelemahan dimaksud.

Semua itu merupakan dosa-dosa tersembunyi yang sulit dibuang. Sifat takabur/kesombongan termasuk di dalamnya dan dimanifestasikan dalam berbagai bentuk. Para pemuka agamapun juga ada yang menderita penyakit ini berkaitan dengan pengetahuan yang dimilikinya.  Mereka menyibukkan diri sepanjang waktu mencari-cari kesalahan satu sama lain di bidang intelektual dengan tujuan mempermalukan dan merendahkan yang lainnya. Sulit sekali mengenyahkan dosa-dosa halus seperti itu padahal termasuk dosa yang tidak diampuni menurut kaidah Ilahi.

Tidak hanya manusia awam yang terjangkiti dosa ini, karena juga terdapat pada orang-orang yang biasa menghindari dosa-dosa umum serta dipandang sebagai ulama, cendekiawan atau mereka yang berderajat tinggi. Terhindarnya dari dosa-dosa tersembunyi tersebut bagaikana sejenis kematian. Sampai seseorang lepas dari kegelapan dosa demikian maka ia tidak akan pernah mencapai kesucian nurani dan menjadi pewaris dari segala anugerah dan keluhuran yang dikaruniakan Allah s.w.t. kepada mereka yang telah disucikan kalbunya.

Beberapa orang menganggap dirinya telah lepas dari keburukan akhlak demikian, tetapi ketika mereka bertemu dengan orang lainnya, langsung saja mereka bangkit dan tidak mampu menekan perasaan memandang diri lebih serta ketakaburan mereka dengan memperlihatkan manifestasi akhlak rendah yang mereka kira telah mereka tinggalkan. Pada saat seperti itulah akan terlihat bahwa mereka sebenarnya belum lepas dari dosa-dosa dimaksud dan belum memperoleh kemaslahatan serta masih jauh dari tingkat kesucian kalbu yang menjadi ciri dari orang-orang muttaqi.

Semua ini menunjukkan bahwa kesucian akhlak adalah suatu hal yang sangat sulit dicapai dan tak mungkin diperoleh tanpa rahmat Allah s.w.t. Rahmat demikian bisa diperoleh dengan tiga cara, yaitu, pertama, berusaha dan berencana, kedua, shalat dan berdoa, dan ketiga, memelihara silaturrahmi dengan seorang yang muttaqi. (Khutbah-khutbah, hal. 17-18).


di kutip dari: http://fentik.blogspot.co.id/2013/11/kesombongan-dosa-dosa-tersembunyi.html

E Commerce (pengertian)

Perdagangan elektronik (bahasa Inggris: electronic commerce atau e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), pemasaran elektronik (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekadar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.


Sejarah dan perkembangan

E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 miliar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.
Istilah "perdagangan elektronik" telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik.
Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunyai istilah yang lebih tepat "perdagangan web" — pembelian barang dan jasa melalui World Wide Web melalui server aman (HTTPS), protokol server khusus yang menggunakan enkripsi untuk merahasiakan data penting pelanggan.
Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protokol aman seperti HTTPS memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000 banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.

Model

Indonesia


  1. Iklan Baris, merupakan salah satu bentuk e-commerce yang tergolong sederhana, bisa dianggap sebagai evolusi dari iklan baris yang biasanya ditemui di koran-koran ke dalam dunia online. Penjual yang menggunakan social media atau forum untuk beriklan, biasanya tidak bisa langsung menyelesaikan transaksi pada website yang bersangkutan. Namun penjual dan pembeli harus berkomunikasi secara langsung untuk bertransaksi. Contoh iklan baris: OLX.co.id (sebelumnya Tokobagus), Berniaga, dan FJB-Kaskus.
  2. Retail, merupakan jenis e-commerce yang di mana semua proses jual-beli dilakukan melalui sistem yang sudah diterapkan oleh situs retail yang bersangkutan. Oleh karena itu, kegiatan jual-beli di retail relatif aman, namun biasanya pilihan produk yang tersedia tidak terlalu banyak, atau hanya fokus ke satu-dua kategori produk. Contoh retail: Berrybenzka, Zalora, dan Lazada.
  3. Marketplace, bisa dianggap sebagai penyedia jasa mall online, namun yang berjualan bukan penyedia website, melainkan anggota-anggota yang mendaftar untuk berjualan di website marketplace yang bersangkutan. Marketplace umumnya menyediakan lapisan keamanan tambahan untuk setiap transaksi yang terjadi, seperti sistem pembayaran escrow atau lebih umum dikenal sebagai rekening bersama. Jadi setiap terjadi transaksi di dalam sistem marketplace tersebut, pihak marketplace akan menjadi pihak ketiga yang menerima pembayaran dan menjaganya hingga produk sudah dikirimkan oleh penjual dan diterima oleh pembeli. Setelah proses pengiriman selesai, barulah uang pembayaran diteruskan ke pihak penjual.

Monday, May 22, 2017

terimakasihku

Assalamualaikum wr. wb

Dengan Hormat

Kami semua mengucapkan banyak- banyak terimakash kepada bapak dosen Muhamad Nasim, M. Kom yang telah memberikan wawasan mengenai sekelupas teknologi komputer baik itu  Microsoft Office yang ddalamnya mengenai pembuatan  laporan buku tahunan, daftar isi, poster, tabel, dan techno preneurship serta web online yang seiranya itu memberikan kami semua wawasan  yang nantnya pasti kami gunakan  untuk pribadi maupun di masyarakat.
Atas perhatiannya, kesabaran, dan ketelatenan dalam memberikan materi selalu riang gembira kami ucapkan terimakasih.

Wasalamualaikum Wr. Wb

Hormat kami


Ahmad Muzaki
2012116039

Friday, April 28, 2017

SENJA DI ASRAMA



Suara adzan subuh yang merdu mengusik tidurku yang pulas ini. Suasana pagi ini begitu ramai, suara bergurau para santri terdengar hingga luar asrama. Inilah Aku dan kehidupanku yang jauh dari keluarga, hidup di sebuah asrama pondok pesantren yang setiap harinya memantau para santri maklum karena aku disini adalah seorang lurah pondok. Studi sarjana Bahasa arab yang aku tempuh selama 4 tahun kini sudah di wisuda. Kini tinggal pilihanku antara mengabdi dengan meneruskan jenjang. Lalu aku sowan ke ndalem pak kiyai untuk menanyakan masalah hal ini “assalamualaikum Pakyai”.

“waalaikum salam  warohmatullahi wabarokatuh ono opo zaki” jawab pakyai.
“Gini pak Yai aku sudah wisuda  kemaren aku bingung pakyai antara meneruskan atau ngadi disini”
“yen Kamu pengen neruskan monggo, yen kamu pengen ngabdi disini juga monggo, kalu kamu masih bimbang kamu neruskan saja dulu sampai selesai baru kamu kembali lagi kesini”.
“Ooh njih pak yai aku anut pak yai aja, terimakasih pak yai wassalam......”
Akhirnya aku pun memilih untuk melanjutkan S2 di Mesir. Aku pamit sama pak yai dan keluargaku di rumah. “Bu Pak Aku pamit dulu dan adik jangan nakal ya”. (sambil ku peluk erat tubuh bapak dan ibuku
“iya nak hati disana ya, Jaga diri baik disana jangan buat ulah lakukan aja sesuai jalannya”. Ibuku tak kuasa menahan airmata kepergian ku.
“Insya allah Zaki 4 tahun disana buk pak”.
Barang- barang sudah ku kemas rapi, aku langsung pergi naik bus menuju bandara. Di bandara aku masih harus menunggu hingga malam, karena pesawat yang aku tumpangi berangkat malam hari. 4 jam aku tiba di mesir, langsung mencari kendaraan umum untuk menuju asrama baruku.
“ahlan wasahlan ya akhi” sapa salah satu murid disini.
“syukron”jawabku yang masih belum lanyah berbahasa arab.
“min aina anta?(dari mana asalmu)”.
“Ana min Indonesia”.
“Ooh Indonesia saya juga dari indonesia, hah inilah asrama kita, perkenalkan saya Alvin Siapa namamu nak?”.
“Saya Zaki”.
“selamat gabung dengan kami nak”
“terimakasih”

Aku di ajak jalan-jalan kesana kemari dikenalkan smua tempat yang ada disini mulai dari kamar tidur hingga banyak hal. Ternyata tidak hanya orang mesir saja yang kuliah disini yang dari luar negeri pun banyak disini, salah satunya tadi alvin yang  juga dari indonesia.
Hari pertama aku mulai kuliah disini rasanya sangat senang aku bisa bertemu dengan banyak teman dari negara- negara lain, disini kampus mahasiswa dengan mahasiswi sangat dibedakan tempatnya pun berjauhan jadi aku jarang melihat mahasiswi disekitar kampusku. Kuliah ya bergaulnya sama anak laki- laki. Semua itu terus berjalan dengan lancar hingga  satu minggu, satu bulan, satu tahun, terus berjalan dengan lurus. Hari ini libur cuti Aku sama Alvin berniat untuk jalan- jalan dikota mesir ini. Aku berhenti di sebuah penjual es cream kecil, aku membeli dan menimatinya disitu juga sambil menikmati sejuknya udaa pagi.
“Yeah udaranya sangat sejuk ya Vin?” tanyaku sambil menikmati es cream yang ada di tanganku.
“wah iya dong, gimana kamu betah kan ? disini.?”
“pastinya disini anak enak ramah- ramah enggak kaya di indonesia orangnya pada sibuk.....”. ada dua orang wanita lewat didepanku mengalihkan pembicaraanku dengan alvin. Jarang aku melihat wanita disekitar kampus, dan ini beda wanita itu pun mengarahkan pandangan ke aku sambil tersenyum.
Kemudian Aku balas senyum juga.

“Heh jagan melamun” Alvin menyenggolku
“eh i iya vin... Subhanallah cantik sekai wanita itu ya vin..”
“Jangan menghayal kamu....”
“jarang- jarang aku melihat wanita secantik itu disini, dia senyum padaku pula....”
“wanita itu namanya Nadia...” Jawabnya Alvin yang membuat ku semakin penasaran.
“Kamu kenal dia vin? Gimana- gimana ceritain donng vin?”
“Dia kuliah di Kampus kita juga, dia juga dari Indonsia aku juga punya nomor handphonnya......”
“serius vin, sini minta... eh vin kenapa gak kamu pacarin aja vin...?”
“enggaklah aku khan inget yang di Rumah.”

Avin terus berbicara panjang lebar mengenai dia, sampai tak terasa haripun sudah mulai panas  aku kembali menuju asrama. Hari demi hari terus berjalan sedikit demi sedikit aku mulai tertarik dengannya, karena disini gak boleh saling bertemu laki- laki dengan perempuan yang belum muhrimnya jadi aku hubungi saja lewat handphon. Aku ajakin kenalan kesana kemari hingga pernah  tak ajakin ketemuan, yah meskipun gak boleh sampingan paling tidak Bisa melihat senyumnya yang manis. Hingga semua itu berlau satu bulan.

“eh zak amu suka kan sama nadia? Kenapa nggak kamu tembak aja?..” sambil berjalan ke asrama alvin mengobrol dengan ku.
“gimana bisa nembak ketemu aja gak pernah..”
“eeh khan ada handphone.. tembak aja lewat handphone.”
“oh iyaa okay..” dengan hati yang bergembira aku lari ke asrama dan aku langsung ambil handphone lalu menghubunginya.
“tuuuuut tuuuuut tuuuuut” dengan hati bedetak kencang, handphon terus berbunyi dalam benakku “ayo di angkat..” tak lama kemudian
“Assalamualaikum”. Suaranya begitu lemah lembut menambah detak jantungku semakin keras.
“w w wa aalaikum salam nadia suadah pulang dari kampus?”
“ooh Iya sudah dari tadi ini lagi di asrama ada apa?”
“g gi gini ak mau ngomong sama kamu...” dengan lagak bicara yang sedikit terbata bata Aku bica panjang lebar di handphone. Kini  badan ku mendadak demam hanphone, panas dingin rasanya saat ini. Sekian lama aku berbincang padanya hingga tak kenal waktu dan apa kata dia coba.
“aku juga suka sama kamu zaki”.
“Aaaaa yuhuuui vin vin... sini aku ceritain sama kamu, aku lagi bahagia nih vin”
“ada apa sih..”
“aku diterima sama nadia..”
“Beneran zak  yuhuuuy, selamat y zak”
“iya vin ini semua juga berkat kamu vin”.

betapa bahagianya hati ini, baru kali ini aku menembak seorang wanita yang begitu cantik di mataku. sekarang aku selau semangat untuk ber aktivitas karena ada sosok wanita yang selau menyemangatiku. Kita jalani taaruf ini tanpa bisa melihat dirimu tetapi aku yakin kamu adalah wanita ku. Aku juga sudah di kenalkan dengan keluarganya waktu liburan akhir semester tahun lalu, jadi aku sudah kenal dengan keluarganya. Dalam berjalannya waktu kini muncul dalam benakku untuk meminangnya tidak untuk apa- apa tetapi hanya untuk mengikatnya hingga halal. Dua tahun sudah aku menjalani kehidupan disini dan juga bersamanya, kini pas waktunya liburan usai ujian akhir semester aku harus bisa menyempatkan waktu untuk meminangnya. Aku menuju bandara dan memulai keberangkatan menuju jakarta, sesampai jakarta aku langsung menghubungi keluarganya, aku di jemput keluarganya untuk kerumahnya. Dirumahnya aku lansung terus terang bahwa tujuanku kesini untuk meminang putrinya. hanya cincin yang aku bawa, dan sedikit makanan yang aku beli di bandara tadi.

 Aku pulang kekampung halamanku, aku di sambut keluarga dengan sangat bahagia 2 tahun ku di negeri orang tanpa menengok kampung tercinta ini. hanya beberapa minggu saja aku di kampung halamanku aku kembali ke negara orang lagi untuk menjalani aktivitasnya sebagai seorang pelajar. yah.. biasalah yang namanya cinta ujian cinta itu sudah biasa tarjadi. seiring barjalannya waktu semester 4, 5, 6. karena dia lebih dulu daripada aku, dia sekarang sudah di wisuda .
"Selamat ya sayang kamu sudah lulus... sudah selesai kuliah disisni" aku hanya bisa ngucapin lewat sms, karena disini pria sama wanita sangat di bedakan.
"iya terimakasih sayang kini tinggal kamu yang semangat ya kuliahnya  biar cepat lulus lalu dapat pekerjaan untuk bekal nikah kita nanti."
"iya sayang terimakasih".
Alvin oh iya alvin dia juga satu angkatan sama Nadia. alvin juga lulus kemarin bareng nadia, alvin termasuk anak rajin 4 tahun lulus tanpa mengulang. "selamat ya vin....". kini tingal diriku yang masih di bangku kuliah targetku juga seperti Alvin 4 tahun lulus, semoga.

angin telah berlalu yang ada di benakku hanya lulus, kerja nikah, kini tinggal gilranku diwisuda alhamdulillah semua berjalan dengan mulus. calon mertua meminta aku untuk menemuinya, aku pergi pulang dari negeri orang untuk menemui calon mertua.
"assalamualaikum..."
"walaikum salam.. Eh nak zaki kapan pulang?". ibu yang keluar menemuiku, kebetulan bapak masih kerja.
"ini barusan bu aku belum sampai rumah langsung kesini... maaf aku gak bawa oleh- oleh hanya ini sedikit jajanan"
"wah gak usah repot- repot buat keluargamu saja nanti.. eh iya giamana nih kapan mau menikahi anak saya.?"
"nadia sudah tak kasih tau bu... katanya dia siap menunggu sampai aku sudah punya modal untuk nikah" aku menjelaskan yang sebenarya kepada ibu,

telah lama aku main aku pulang ke halaman rumah ku tercinta, ternyata keluargaku dirumah sudah tak sabar menunggu kedatanganku. alhamdulillah selamat sampai tujuan. aku bercerita semuanya yang ada dalam pengalamanku di negeri orang termasuk dia calonku. aku bicarakan semua kepada keluargaku  tentang pernikahanku nanti. dititik inilah aku mulai bingung. inikah yang dinamakan pilihan hidup, sampai aku lakukan puasa 40 hari sholat istohroh pun sudah. kini aku menemukan jawaban atas itu.  tiga bulan aku di rumah tapi belum juga mendapatkan pekerjaan. kemudian aku kembali ke jakarta kerumah mertua untuk menjelaskan semuanya.
"Assalamualaikum"
waalaikum salam nak zaki. ayo masuk"
"Gini buk aku ingin menjelaskan semuanya..(kebetulan bapak hari ini libur kerja). Aku bisa menikahi Nadia tetapi dengan kesederhanaanku dan keluargaku,"
"Maksudnya gimana nak zaki? kami pinginnya nikahan ya seperti umumnya sebar undangan, ada resepsi, yang seperti itu kalo kamu belum ada rejeki kamu pergi dulu cari rejeki sampai cukup."
"maaf sekali ini buk bukannya tidak mau tetapi saya sudah mecari kemana- mana alhamdulillah allah belum memberikan rejeki kepadaku."
"terus maumu bagaimana nak.?"
"ya udah sekarang Nadia ikatannya tak lepas, aku persilahkan nadia bebas dari ikatanku".

******

aku bingung bukan kepalang aku pergi ke pakyai, berniat untuk kembali mengabdi ke ponpes. selang beberapa waktu disana aku ceritakan semua kepada pakyai mulai dari awal sampai pernikahanku. aku jalani semuanya seperti biasa. tiba-tiba aku disuruh pakai jas untuk menghadap pakyai aku tak tahu apa-apa entahlah apa yang akan terjadi, aku di hadapkan dengan putri pakyai dan di ijab di depan para santri, aku hanya diberi amplop dari temanku yang tak tahu isinya berapa untuk di berikan kepada putrinya. rasanya campur aduk gak karuan ada sedih, senang, malu, yaaah lengkap deh. tanpa sepegetahuan orang tua di rumah dan warga di sekitar, sampai- sampai aku gak sadar akan kehidupan ini. Akhirnya semua prosesi ini sudah selesai kini aku sudah sah jadi seorang suami dari putrinya pakyai meskipun orang tua di rumah belum tahu. sampai aku berfikir dosakah aku tanpa sepengetahuan orang tua. semua kehidupan berjalan dengan rasa yang campur aduk, tapi aku masih jaga jarak dengan sang istri ketika keluar dari komples ponpes. rasa ini masih bimbang untuk pulang ke rumah takut orang tua tak percaya kalau aku sudah sah menikah dengan putrinya pakyai. dengan berjalannya waktu akhirnya orang tuaku dirumah dengan sendirinya mengerti. kamipun menggelar acara pernikahan kembali secara terang-terangan. dan kamipun hidup dengan bahagia.




di kutib dari kisahnya Bp. Royani
dosen PBA IAIN Pekalongan
By: Ahmad Muzaki

Tuesday, April 18, 2017

JOMBLO BERCNTA

Langit Berjingga
Di Ufuk Barat Indah
Kecil di kamar diatas kapas yang lembut
Kring.......
Layar kecilku berbunyi
Yah jomblo lagi
larut malam kita beradu kata- kata
entah apa yang di tulis
Kata- kata penuh sindiran
ejek-  ejekan, yah Itulah
Lucunya kita berdua
di luasnya dunia nyata
sudut tempat kita temukan
tanpa sapa, tanpa kata
Heran rasa semua ini
Apakah Itu yang dinamakan Jomblo Bercinta?

Sunday, April 16, 2017

SENJA DI GRAHA :)

sore ini mentari begitu bersahabat 

dengan sepedaku ini

hai angin kau tau aku ingin kemana

tempat yang kadang ramai

oh graha kau bagaikan rumah ketiga ku

sebuah tempat yang membuatku betah

aku gayuh dengan penuh gembira

sebuah ruangan kecil tapi besar

terkadang juga sepi

#GrahaHMPSIAINPekalongan
#PerbankanSyariah